[SOLVED] Mengubah Nama File Mengandung Titik Dua / Colon (:) Agar Bisa dibaca di Windows

[SOLVED] Mengubah Nama File Mengandung Titik Dua / Colon (:) Agar Bisa dibaca di Windows
 file mengandung titik dua atau colon

How to rename all colon file name. Mengubah nama file titik dua menjadi strip. Tutorial kali ini saya akan membahas cara mengganti semua nama file yang mengandung titik dua (:) menjadi tanda strip (-). Mengapa harus diganti? Saya menemui kendala tersebut ketika melakukan migrasi dari Linux ke Windows.

Kebetulan beberapa file yang saya miliki memiliki nama yang mengandung titik dua. File ini biasanya terbentuk dari hasil screenshot di Linux. Masalahnya, Windows tidak bisa membaca file yang namanya mengandung titik dua karena titik dua adalah karakter yang haram dipakai sebagai nama file di Windows.

Mau tidak mau akhirnya harus melakukan penggantian nama atau renaming pada file yang mengandung karakter titik dua tersebut. Cara termudah untuk melakukan penggantian nama yaitu melalui Linux Ubuntu. Karena laptop sudah terlanjur terinstal Windows akhirnya saya menggunakan Ubuntu live cd/Ubuntu live usb.

Sedangkan untuk melakukan penggantian nama saya menggunakan aplikasi "Terminal" di Ubuntu. Dan perintahnya sebagai berikut (diketikkan di Terminal).

Rename file di satu folder :
rename 's|:|-|g' *

Rename file di satu folder
Rename file di satu folder



Rename file di satu folder berserta sub foldernya :
find . -name "*:*" -exec rename 's|:|-|g' {} \;

Rename file di satu folder berserta sub foldernya
Rename file di satu folder berserta sub foldernya


Akhirnya, semua nama file yang mengandung titik dua berubah menjadi strip. Sehingga laptop saya yang menggunakan Windows 7 ini bisa membacanya kembali. Alhamdulillah.

semua file mengandung titik dua berubah menjadi strip
semua file mengandung titik dua berubah menjadi strip

[SOLVED] Error Segmentation Faulty Tree - Ubuntu

[SOLVED] Error Segmentation Faulty Tree - Ubuntu
Mengatasi  Error Segmentation Faulty Tree - BlankOn Ubuntu.

Mengatasi  Error Segmentation Faulty Tree - BlankOn Ubuntu. Semenjak Windows XP sudah tidak terpasang di laptop jadul yang saya miliki dan berganti dengan menggunakan Linux BlankOn Pattimura akhirnya saya jadi ketagihan dengan yang namanya instal menginstal aplikasi menggunakan terminal.

Berkali-kali melakukan instal menginstal aplikasi tidak ada masalah, tapi baru kali ini saya menemui error yang cukup membuat saya pusing. Apa itu? Yaitu :

Error segmentation faulty tree.

Tidak tahunya ternyata solusi untuk masalah saya ini sangat mudah.

Jalankan perintah berikut di terminal maka instal menginstal aplikasi menjadi berjalan dengan normal kembali.

Contoh Error:

root@Laptop:~# apt-get upgrade 
Reading package lists... Done 
Segmentation faulty tree... 50%

Solusi:

root@Laptop:~# sudo rm /var/cache/apt/*.bin
root@Laptop:~# sudo apt-get clean

Selesai.

Selamat Hari Raya Idul Fitri 1437 H

Selamat Hari Raya Idul Fitri 1437 H
Selamat idul fitri 1437 H

Alhamdulillah kita dipertemukan kembali dalam nuansa suci hari raya Idul Fitri 1437 Hijriah. Jika ada khilaf dari perkataan dan perbuatan kami mohon dima'afkan. Dan jika sebaliknya, dengan ikhlas kami sudah mema'afkan.

Selamat hari raya idul fitri 1437 Hijriah.
Minal aidin wal faizin, mohon ma'af lahir dan bathin.

Richad - Ifa

[SOLVED] Error Mikrotik - logged out: host removed: limiting addresses per mac

[SOLVED] Error Mikrotik - logged out: host removed: limiting addresses per mac
Error Mikrotik - logged out: host removed: limiting addresses per mac

Saya menerapkan pembatasan 1 mac address hanya untuk 1 alamat IP atau di mikrotik terdapat di pengaturan IP > Hotspot > Server > Addresses Per Mac. Harapannya, dengan menerapkan setingan tersebut bisa menghambat usaha user nakal yang ingin mengakses internet dengan melakukan cloning atau penggandaan mac address. 

Tetapi, ternyata melakukan pembatasan 1 mac address hanya untuk 1 alamat IP tersebut membuat masalah baru pada beberapa perangkat. Masalahnya, user normal yang ingin melakukan login hotspot dengan menggunakan smartphone yang 'unik' tersebut akan otomatis logout beberapa menit setelah login.

Usut punya usut setelah saya lihat di IP > ARP, ternyata smartphone tersebut melakukan banyak kloning mac adress. Akhirnya, untuk mengatasi hal tersebut saya menerapkan cara berikut:

Cara Mengatasi Limiting Addresses per MAC pada Hotspot MIKROTIK

Pengaturan untuk solusi ini ada pada menu IP > Hotspot > Server > Addresses Per MAC

IP > Hotspot > Server > Addresses Per MAC
Addresses Per MAC masih diisi 1


- Masalahnya : ada pada pembatasan banyak alamat ip untuk 1 mac, yang mana punya saya saya isi 1 yang artinya 1 mac address hanya boleh untuk 1 alamat ip

IP > Hotspot > Server > Addresses Per MAC
Addresses Per MAC dikosongkan atau diisi 0

- Solusinya : menghilangkan pembatasan tersebut dengan mengatur Addresses Per Mac menjadi 0 atau lebih dari 1

Selesai. Akhirnya user tersebut bisa online dengan nyaman dan tidak keluar otomatis karena masalah pembatasan tersebut.

*) Cara ini tidak direkomendasikan karena user nakal bisa kembali beraksi mencuri bandwith dengan cara melakukan kloning mac address
**) Jika ada cara atau solusi yang lebih baik silahkan beri tahu lewat kotak komentar, kita diskusikan bersama

Cara Masuk Recovery Mode dan Hard Reset Lenovo A1000

Cara Masuk Recovery Mode dan Hard Reset Lenovo A1000
menu recovery mode lenovo a1000

Ini adalah cara termudah masuk  ke recovery mode pada smartphone android Lenovo A1000. Pagi ini saya diminta tetangga saya untuk memperbaiki smartphone Lenovo A1000 nya yang tidak bisa digunakan karena lupa pola kunci layarnya. Karena di smartphone tersebut tidak terdapat email yang aktif sehingga opsi pemulihan pola menggunakan email tidak bisa dilakukan.

Bagian dalam Lenovo A1000

Akhirnya dengan terpaksa digunakan opsi terakhir yaitu opsi hard reset atau menghapus semua data dan mengembalikannya ke pabrik. Tentu dengan persetujuan yang punya smartphone.

Tanpa banyak basa-basi lagi beginilah cara masuk ke recovery mode pada smartphone android Lenovo A1000.

Cara Masuk Recovery Mode Android Lenovo A1000

1. Matikan smartphone
2. Tekan tombol volume bawah (-) dan power secara bersamaan lalu sebelum ada getar tekan tombol volume atas (+), tombol lainnya jangan dilepas
3. Taraa, layar menyala dan sekarang kita sudah masuk ke layar recovery mode dan silahkan lepaskan semua tombol
4. Untuk navigasi atas bawah menggunakan volume atas (+) untuk ke atas dan volume bawah (-) untuk ke bawah
5. Untuk memilih menu tekan tombol power

Cara Hard Reset / Factory Reset Android Lenovo A1000

1. Masih di layar recovery mode, silahkan pilih menu wipe data/factory reset

menu recovery mode lenovo a1000
pilih menu wipe data/factory reset

2. Kemudian pada menu konfirmasi pilih Yes -- delete all user data

menu recovery mode lenovo a1000
konfirmasi wipe data/factory reset lenovo a1000


3. Setelah selesai silahkan reboot dengan menekan menu reboot system now

4. Tunggu proses menghidupkan smartphone hingga selesai

proses menghidupkan smartphone lenovo a1000 setelah di hard reset

Selesai. Selamat smartphone Lenovo A1000 kini bisa digunakan kembali.

Cara Mudah Menambahkan Shortcut Printscreen/Screenshot Pada LXDE

Cara Mudah Menambahkan Shortcut Printscreen/Screenshot Pada LXDE
screenshot lxde

Secara default LXDE tidak menyediakan fitur screenshot. Tombol PrtSc pada keyboard pun tidak bisa digunakan untuk melakukan printscreen. Untuk mengatasi hal tersebut saya melakukan browsing di google dan akhirnya menemukan cara yang menurut saya ciamik untuk dipraktekkan. Daripada besok-besok kelupaan akhirnya saya buat postingan di sini, selain sebagai catatan pribadi siapa tahu ada yang mengalami hal seperti yang saya alami.

Sedikit cerita, saya menggunakan Linux Ubuntu 14.04 LTS. Secara bawaan DE yang dipakai adalah Unity. Dikarenakan laptop saya terasa lambat untuk menjalankan Unity tersebut akhirnya saya harus mengganti DE bawaan tersebut dengan alternatif DE yang lain. Pilihan saya antara XFCE atau LXDE, dimana kedua DE tersebut yang menurut saya tidak terlalu memakan resource di laptop saya.

Awalnya pilihan saya jatuh ke DE XFCE, karena secara fungsional dan tampilan DE XFCE terasa ringan tetapi tidak terlalu mengorbankan tampilan. Berbeda dengan LXDE yang menurut saya terlalu mengorbankan tampilan, sehingga tampilan Linux di laptop saya terlihat tidak bagus. Ditambah saya selalu atau sering melakukan screenshot di laptop, sehingga saya memerlukan tombol shortcut Printscreen untuk melakukan screenshot dengan cepat, tetapi setelah saya membandingkan di XFCE dapat dengan mudah saya melakukan screenshot sedangkan di LXDE tidak. Akhirnya selama beberapa bulan saya menggunakan DE XFCE.

Tetapi sekarang, setelah menggunakan DE XFCE dan merasakan performanya saya merasa DE XFCE masih kurang smooth berjalan di laptop saya. Dan akhirnya saya mengganti DE tersebut dengan DE yang menurut saya lebih ringan, yaitu LXDE. Memang, secara bawaan fungsi printscreen tidak tersedia. Tetapi, perlu kita tahu bahwa Ubuntu membawa beberapa aplikasi-aplikasi gnome seperti gnome-screenshot. Dan ini adalah pencerahan yang sangat berarti bagi saya. Saya tinggal mencari cara menghubungkan aplikasi gnome-shortcut tersebut dengan binding tombol PrtSc di keyboard.

Setelah beberapa lama browsing akhirnya seperti inilah hasil yang saya dapatkan.

Cara Menambahkan Shortcut Screenshot pada LXDE


file lxde-rc.xml dilihat menggunakan file manager


File berisi konfigurasi keybinding keyboard LXDE adalah file lxde-rc.xml di folder ~/.config/openbox/lxde-rc.xml. Untuk mengeditnya saya menggunakan geany.

buka file konfigurasi lxde-rc.xml


Konfigurasi keyboard berada di antara tag <keyboard> dan </keyboard>. Tambahkan script berikut di atas tag </keyboard>.
         <keybind key="Print">
<action name="Execute">
<command>gnome-screenshot</command>
</action>
</keybind>

Keterangan:

- Keybind key="Print" merujuk pada tombol PrtSc di keyboard
- Action name="Execute" berarti tombol tersebut akan melakukan aksi sesuai perintah (command)
- gnome-screenshot adalah aplikasi yang dijalankan jika tombol PrtSc di tekan, yaitu melakukan screenshot

Edit file konfigurasi menggunakan text editor


Setelah menambahkan lalu simpan file tersebut dan jalankan perintah berikut di terminal
openbox --reconfigure


Tes dengan melakukan screenshot dengan menekan tombol PrtSc pada keyboard.

Jika ingin menambahkan fungsi screenshot sesuai area pilihan dan screenshot satu window bisa ditambahkan script berikut:

         <keybind key="A-Print">
<action name="Execute">
<command>gnome-screenshot -w</command>
</action>
</keybind>
<keybind key="S-Print">
<action name="Execute">
<command>gnome-screenshot -a</command>
</action>
</keybind>
Selesai.

Catatan :

Modifier keys
S Shift key
C Control key
A Alt key
W Super key (Usually bound to the Windows key on keyboards which have one)
M Meta key
H Hyper key (If it is bound to something)
ref: http://openbox.org/wiki/Help:Bindings

Postingan Pertama Setelah Menikah

Postingan Pertama Setelah Menikah
kursi pelaminan aviantorichad

Alhamdulillah. Setelah penantian berbulan-bulan akhirnya acara akad nikah berlangsung dengan khidmat dan lancar. Tidak ada kendala yang berarti saat saya mengucapkan ijab qabul dihadapan penghulu dan di saksikan oleh saksi-saksi dan para tamu undangan. Dan akhirnya saya bisa merasakan rasanya duduk di pelaminan bersama orang yang saya cintai.

Saya masih ingat bagaimana pengucapan ijab qabul yang sudah saya hafalkan berhari-hari sebelumnya harus disempurnakan beberapa menit sebelum ijab qabul saya ucapkan, hal ini yang membuat jantung saya berdegup kencang dan sempat khawatir ijab qabul terhambat karena salah pengucapan.

"Saya terima nikah dan kawinnya anu binti bapak anu untuk saya dengan mas kawin seperangkat alat sholat di bayar tunai "

Seperti itulah kira-kira yang saya ucapkan ketika acara ijab qabul. Dan ternyata ada sedikit penambahan beberapa kata dari yang biasanya saya lihat dan dengar di tipi-tipi, ya kan?

Sah?


TSAHH!!

***

Malam hari sebelum hari-H, keluarga dari calon mempelai wanita menjemput saya di kediaman orang tua saya karena acara akad nikah akan dilaksanakan di kediaman calon pengantin wanita. Sempat terjadi kelabakan dari pihak kami selaku calon pengantin pria, karena terjadi miss perhitungan tamu yang akan menjemput saya. Dari yang semula di rencanakan hanya 4 orang penjemput menjadi lebih dari 10 orang, malah sepertinya ada 15 orang yang datang, lupa tidak saya hitung. Untung saja semua itu bisa teratasi dengan baik.

Para tamu penjemput datang kira-kira bakda isya, dan pamit kemudian berangkat menuju kediaman calon pengantin wanita sekitar pukul 8 malam bersama saya. Pada waktu itu saya didampingi 3 orang saudara.

Ada yang menarik di perjalanan dari kediaman saya ke kediaman calon mempelai wanita. Jalan yang seharusnya bisa ditempuh selama 15 menit menjadi lama karena harus menghindari jalan yang tidak boleh dilewati secara adat. Seharusnya jika berangkat pukul 8 malam sampai di tujuan pukul 8.15 atau 8.30 tetapi nyatanya kami sampai ditujuan sekitar pukul 10 malam. Jadi, adat yang dianut dari masyarakat calon pengantin wanita tidak memperbolehkan calon pengantin pria yang dijemput melewati suatu daerah yang disebut bantengan dimana daerah itu sebenarnya adalah jalan utama menuju tempat calon pengantin wanita. Apa alasannya, katanya agar acara berjalan lancar dan tidak terjadi hal-hal yang diinginkan dalam bahtera rumah tangga nantinya, entahlah.

Malam itu saya diinapkan dirumah saudara calon pengantin wanita. Apakah saya gugup? pastinya. Tapi kegugupan itu tidak membuat saya susah tidur, karena saya sadar besoknya adalah hari yang akan sangat melelahkan karena harus berdiri seharian untuk menerima tamu. Malam itu saya tidur nyenyak.

bersambung...