Lebaran Yang Berbeda

Lebaran Yang Berbeda
lebaran abhirama aviantorichad

Ada yang berbeda dari lebaran kali ini, jika 2 tahun yang lalu lebaran saya masih masih sendiri dan berstatus single, sedangkan lebaran 1 tahun yang lalu saya sudah ditemani istri tercinta, untuk lebaran kali ini saya sungguh merasa berbahagia karena bisa merayakan lebaran bersama dengan istri plus jagoan kecil saya, Abhirama.

Bukan karena kami bakal mendapatkan angpao/THR buat Rama dari keluarga dan saudara, tapi karena dengan hadirnya Rama membuat lebaran semakin meriah karena keluarga dan saudara sangat menyukai anak kecil seperti Rama. Silih berganti mereka bergantian ingin menggendong dan mengajak main Rama. Duh, hati ayah mana yang tidak senang melihat hal tersebut.

Tentu saja, lebaran kali menjadi hari lebaran yang berkesan. Semoga tahun besok bisa lagi menikmati bulan ramadhan dan lebaran dengan lebih berkesan lagi. Aamiin.

Akhir kata.

A post shared by Richad Avianto (@aviantorichad) on


Taqabbalallahu minna wa minkum, Minal Aidin Wal Faizin, Mohon Maaf Lahir dan Batin. Selamat merayakan hari raya iedul fitri 1438 H. 

Richad & Keluarga

Pengalaman Mengurus Legalisir Foto Copy Surat Nikah di KUA

Pengalaman Mengurus Legalisir Foto Copy Surat Nikah di KUA
surat nikah aviantorichad


Ini adalah pengalaman saya mengurus legalisir foto copy surat nikah. Sebagai syarat mengurus akte kelahiran putra saya maka saya harus melakukan legalisir foto copy surat nikah terlebih dahulu. Untuk melakukan legalisir saya harus menuju Kantor Urusan Agama (KUA) tempat saya menikah dulu.

Saya baru tahu kalau untuk mengurus akta kelahiran foto copy surat nikahnya harus dilegalisir, padahal jarak rumah dengan KUA tempat saya menikah dulu lumayan jauh, sempat malas dan berpikir untuk diuruskan orang lain tapi kok dipikir-pikir lagi mendingan saya urus sendiri saja, hitung-hitung bisa buat bahan ngeblog, hehe.

Syarat Legalisir Foto Copy Surat Nikah:

- Surat nikah di foto copy dalam 1 lembar
Yang menarik dari foto copy ini, ternyata saya salah melakukan foto copy surat nikah. Seharusnya foto copy dijadikan 1 lembar bolak balik malah saya jadikan 3 lembar karena perhalaman saya foto copy 1 lembar kertas. Ternyata yang diminta oleh KUA adalah 1 lembar terisi beberapa halaman surat nikah dan untuk halaman berisi foto difoto copy sebaliknya, jadi foto copynya bolak balik. Akhirnya saya harus foto copy ulang karena kesalahan tersebut. 

Catatan: Lembar depan untuk halaman kutipan (3 & 4), bawahnya untuk halaman tanda tangan (5 & 6), lembar belakang atau baliknya untuk lembar yang ada fotonya (1 & 2)
Maksimal legalisir adalah 5 lembar + 1 lembar untuk arsip KUA. (total 6 lembar fotocopy surat nikah)

- Foto copy e-KTP atau Surat Keterangan Pengganti e-KTP
Karena e-KTP saya belum jadi maka saya menggunakan SK Pengganti e-KTP. Cukup 1 lembar saja.

Tahap Legalisir Foto Copy Surat Nikah:

- Datang ke KUA sesuai alamat waktu dulu menikah
- Berikan syarat yang sudah disiapkan pada petugas di KUA
- Menunggu proses legalisir
- Selesai

Biaya Legalisir Foto Copy Surat Nikah:

- GRATIS!!

Seperti yang saya bilang tadi, untuk legalisir maksimal diperbolehkan adalah 5 lembar. Dan harus menyerahkan 1 lembar untuk arsip KUA. Jadi ketika memfotocopy cukup foto copy 6 lembar saja.

Tips:

Datang sebelum jam makan siang atau istirahat agar petugas di KUA masih komplit sehingga tidak kecele.

Pengalaman Memperpanjang Surat Keterangan Pengganti e-KTP

Pengalaman Memperpanjang Surat Keterangan Pengganti e-KTP
Surat Keterangan Pengganti EKTP

Saya tidak menyangka ternyata masa berlaku Surat Keterangan (SK) Pengganti E-KTP sudah mencapai 6 bulan. Seperti yang tertera pada SK tersebut, masa berlaku untuk SK tersebut adalah 6 bulan dari terbitnya SK tersebut. Dan jika E-KTP belum juga ada maka SK harus diperpanjang kembali.

Bulan Mei 2017 kemarin adalah habisnya masa berlaku SK saya, karena saya mendapatkan SK tersebut pada bulan November 2016. Mau tidak mau maka saya harus memperpanjangnya karena saya memang membutuhkan SK Pengganti E-KTP tersebut untuk mengurus Kartu Keluarga (KK) dan Akta Kelahiran putra saya

Syarat Perpanjangan SK Pengganti E-KTP:

- SK Pengganti E-KTP lama (yang sudah kadaluarsa)

Tahap Perpanjangan SK Pengganti EKTP:

Ketika saya bertanya di Kecamatan Boja, ternyata dari pihak Kecamatan menyarankan untuk langsung ke Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (DISPENDUKCAPIL) Kendal untuk memperpanjang SK tersebut. Karena bulan berakhirnya SK saya bertepatan dengan bulan suci Ramadhan maka untuk mengantisipasi jam kerja yang lebih pendek maka saya berusaha berangkat agak pagi.

Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (DISPENDUKCAPIL) Kendal
Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (DISPENDUKCAPIL) Kendal

Sesampainya di DISPENDUKCAPIL Kendal saya bertanya kepada penjaga no urut antrian. Ketika ditanya, saya mengutarakan maksud saya untuk memperpanjang SK Pengganti E-KTP. SK yang lama di mnita dan selanjutnya saya di berikan no urut 102 yang distapler pada SK tersebut kemudian diminta untuk menunggu no saya di panggil. Pada waktu itu no urut sudah mencapai no 99.

Setelah menunggu beberapa saat akhirnya no urut saya dipanggil. SK dan no urut saya berikan, kemudian diproses dengan waktu yang relatif sebentar. Kemudian saya diminta untuk tanda tangan penerimaan. Dan akhirnya SK yang baru saya dapatkan. Selesai.

Sangat mudah dan cepat ternyata dan biayanya GRATIS!!!. Mungkin hanya perlu meluangkan waktu untuk mengurusnya saja.

Biaya Perpanjangan SK Pengganti E-KTP:

- GRATIS
- Kecuali :
-- Parkir motor : 1000 rupiah
-- Bensin, dll : opsional

Catatan Tambahan :
Ketika saya tanyakan pada petugas yang melayani saya, kapan E-KTP jadi? Jawabnya E-KTP akan dikirimkan via pos ke alamat masing-masing yang tertera pada E-KTP, tapi kapan? Entahlah.

Pengalaman Menggunakan Converter Hybrid SIM Slot di Xiaomi Redmi 4X

Pengalaman Menggunakan Converter Hybrid SIM Slot di Xiaomi Redmi 4X
Converter Hybrid SIM Slot Xiaomi Redmi 4X

Ada yang menyebut Converter Hybrid SIM Slot, ada yang menyebut Nano Extender Hybrid Slot SIM, ada juga yang menyebut Dual SIM Converter Hybrid tapi yang intinya alat ini adalah perpanjangan (extender) SIM Tray yang bertipe Hybrid. Slot SIM bertipe Hybrid memungkinkan slot tersebut diisi oleh memory Micro SD atau SIM. Kekurangan Slot SIM ini adalah jika slot tersebut digunakan untuk kartu SIM maka tidak bisa dipasang kartu Micro SD begitu juga sebaliknya.

Dengan menggunakan Converter Hybrid SIM Slot, memungkinkan untuk memasang kartu Micro SD dan kartu SIM bersamaan. Kebetulan hape saya Xiaomi Redmi 4X menggunakan slot bertipe Hybrid, sehingga mau tidak mau saya harus menggunakan Converter Hybrid SIM Slot untuk bisa memasang kartu Micro SD dan SIM bersamaan.

Converter Hybrid SIM Slot Xiaomi Redmi 4X
Converter Hybrid SIM Slot Xiaomi Redmi 4X

Untuk Converter Hybrid SIM Slot saya membelinya secara online, dengan harga 22 ribu saya membeli 2 buah untuk hp saya dan istri saya yang menggunakan Xiaomi Redmi 4A Prime.

Cara memasang Converter Hybrid SIM Slot di Xiaomi Redmi 4X:

- Matikan smartphone terlebih dahulu
- Buka SIM Tray
- Pasang terlebih dahulu kartu Mikro SD pada slot SIM
- Pasang kartu SIM pada Converter Hybrid SIM Slot
- Tumpangkan/tempatkan elemen paling tipis Converter Hybrid SIM Slot diatas kartu Mikro SD tersebut, sesuaikan dengan posisi SIM 2
- Perlahan pasang dan dorong SIM Tray kedalam, usahakan agar posisi elemen tipis tidak bergerak
- Nyalakan smartphone
- Jika sudah terdeteksi semua berarti pemasangan berhasil
- Rapikan dengan menutupnya smartphone menggunakan hardcase/softcase, usahakan berwarna gelap agar tidak terlihat
- Selesai
Micro SD dan Kartu SIM aktif bersamaan

Hasilnya, kartu Micro SD berfungsi dengan normal dan kartu SIM saya bisa digunakan sebagaimana mestinya.

Memang secara tampilan akan membuat smartphone menjadi aneh, karena Converter Hybrid SIM Slot secara fisik menjulur keluar dari SIM Tray. Tapi, dengan memasang softcase berwarna gelap hal tersebut bisa diatasi dengan baik. Meski softcase menjadi sedikit menggembung tapi hal tersebut tidak menjadi masalah.
Converter Hybrid SIM Slot Xiaomi Redmi 4X tertutup Case
Converter Hybrid SIM Slot Xiaomi Redmi 4X tertutup Case berwarna hitam

Dapat Panggilan dari No HP No +62282, Siapa?

Dapat Panggilan dari No HP No +62282, Siapa?
panggilan telepon dari nomor +62282

Siapa pemilik no telepon +62282? Baru saja saya mendapatkan panggilan dari nomor telepon yang aneh, bagaimana tidak aneh, jumlah digit nomornya sangat sedikit. Terlebih bagaimana si penelepon tahu nomor saya karena saya tidak pernah mempublikasikannya karena nomor tersebut hanya saya gunakan untuk paket data internet.

Setelah googling sana-sini untuk memastikan, akhirnya ketahuan deh, siapa? No telepon +62282 ternyata adalah layanan Magic Call dari provider XL. Kebetulan memang kartu yang saya pakai dari operator Axis yang merupakan milik XL juga. Jika diangkat yang berbicara adalah mesin telemarketing dari operator tersebut yang menawarkan layanan Magic Call.

Apa itu layanan Magic Call? Dikutip dari laman resmi xl.co.id, layanan Magic Call adalah layanan yang memungkinkan pelanggan bisa mengubah suaranya menjadi suara macam-macam karakter yang lucu.

No telepon +62282, layanan Magic Call dari XL
No telepon +62282, layanan Magic Call dari XL

Magic Call/Ubah suara adalah layanan “voice changing” dimana pelanggan dapat mengganti ganti suara saat telponan dengan temen nya dengan karakter karakter suara yang lucu seperti suara kartun, suara anak kecil, suara laki-laki, suara perempuan dan karakter lainnya yang lucu.

Cara Mendownload Banyak Video Youtube Dalam Satu Waktu

Cara Mendownload Banyak Video Youtube Dalam Satu Waktu

Cara yang menyenangkan untuk mendownload di youtube adalah mengcopas link video satu persatu kemudian mengumpulkannya dalam satu dokumen setelah terkumpul semua link video yang saya inginkan maka tinggal saya tekan enter dan BOOM! Semua video bakalan terdownload. Sangat mudah. Mau tahu caranya? Silakan baca sampai habis ya :)

Aplikasi yang dibutuhkan untuk melakukan tutorial ini adalah aplikasi bernama youtube-dl.exe jika anda menggunakan Windows dan di linux bisa mengikuti tutorial di artikel sebelumnya . Aplikasi dapat didownload di sini.

copas file youtube-dl.exe ke folder wordpress (folder sesuai keinginan)
copas file youtube-dl.exe ke folder wordpress (folder sesuai keinginan)

Pertama, saya akan membuat folder untuk menampung hasil download-an. Folder yang saya buat bernama 'wordpress' karena video yang akan saya download adalah video tutorial tentang wordpress.

Kedua, copy aplikasi youtube-dl.exe yang sudah di download dan paste ke folder 'wordpress'.


copas link video youtube yang ingin didownload
copas link video youtube yang ingin didownload

Ketiga, buka situs youtube.com dan cari video atau playlist yang akan didownload. Karena video yang saya inginkan sudah berada dalam satu playlist maka dengan mudah saya bisa mengcopas linknya.


file downloadyt.bat berisi copasan link youtube
file downloadyt.bat berisi copasan link youtube

Keempat, buat 1 file dengan menggunakan notepad, beri nama downloadyt.bat,  kemudian copy paste link video youtube 1 per satu  kedalam file tersebut dengan format berikut

youtube-dl.exe --format mp4 link_youtube

 (contoh):

youtube-dl.exe --format mp4 https://www.youtube.com/watch?v=cbU12Tw7Q4U&index=1&list=PLLnpHn493BHGACfv4rC29kJamYMtw34D9
youtube-dl.exe --format mp4 https://www.youtube.com/watch?v=kp4rDDX_q5s&index=2&list=PLLnpHn493BHGACfv4rC29kJamYMtw34D9
youtube-dl.exe --format mp4 https://www.youtube.com/watch?v=Pb4oQsWdmL0&index=3&list=PLLnpHn493BHGACfv4rC29kJamYMtw34D9
youtube-dl.exe --format mp4 https://www.youtube.com/watch?v=9HCxKyj1SV0&index=4&list=PLLnpHn493BHGACfv4rC29kJamYMtw34D9
youtube-dl.exe --format mp4 https://www.youtube.com/watch?v=O8Nnn06Um0I&index=5&list=PLLnpHn493BHGACfv4rC29kJamYMtw34D9
youtube-dl.exe --format mp4 https://www.youtube.com/watch?v=XD6hGrZPkQU&index=6&list=PLLnpHn493BHGACfv4rC29kJamYMtw34D9
youtube-dl.exe --format mp4 https://www.youtube.com/watch?v=4xbvhXj72kU&index=7&list=PLLnpHn493BHGACfv4rC29kJamYMtw34D9
youtube-dl.exe --format mp4 https://www.youtube.com/watch?v=ocFvfCG5-Nc&index=8&list=PLLnpHn493BHGACfv4rC29kJamYMtw34D9
youtube-dl.exe --format mp4 https://www.youtube.com/watch?v=iTScEhs5DEE&index=9&list=PLLnpHn493BHGACfv4rC29kJamYMtw34D9
youtube-dl.exe --format mp4 https://www.youtube.com/watch?v=WKxKq0Qi-m8&index=10&list=PLLnpHn493BHGACfv4rC29kJamYMtw34D9
youtube-dl.exe --format mp4 https://www.youtube.com/watch?v=7pSGLkYypwI&index=11&list=PLLnpHn493BHGACfv4rC29kJamYMtw34D9
youtube-dl.exe --format mp4 https://www.youtube.com/watch?v=DspPgD4-EOY&index=12&list=PLLnpHn493BHGACfv4rC29kJamYMtw34D9
youtube-dl.exe --format mp4 https://www.youtube.com/watch?v=lpNPmbdFZ5g&index=13&list=PLLnpHn493BHGACfv4rC29kJamYMtw34D9
youtube-dl.exe --format mp4 https://www.youtube.com/watch?v=-mIU4Enn-dI&index=14&list=PLLnpHn493BHGACfv4rC29kJamYMtw34D9
youtube-dl.exe --format mp4 https://www.youtube.com/watch?v=5jOygXFCEdU&index=15&list=PLLnpHn493BHGACfv4rC29kJamYMtw34D9


Kelima, simpan dan tutup file downloadyt.bat tersebut


jalankan file downloadyt.bat
jalankan file downloadyt.bat

Keenam, jalankan file tersebut dengan melakukan double click atau klik kanan -> open pada file tersebut


proses download video menggunakan youtube-dl.exe
proses download video menggunakan youtube-dl.exe

Ketujuh, proses mendownload video akan berlangsung dan sembari menunggu bisa melakukan kegiatan lain

Kedelapan, selesai.

File video siap untuk ditonton secara offline dengan kualitas yang maknyus.

[SOLVED] MySQL : ERROR 1118 (42000) at line 640135: Row size too large (> 8126)

[SOLVED] MySQL : ERROR 1118 (42000) at line 640135: Row size too large (> 8126)
MySQL ERROR Row size too large 8126
Ada yang menarik ketika saya ingin mengimport file database MySQL dari laptop development (dev)  ke laptop deployment (dep). Kebetulan pada laptop dev saya menggunakan mysql versi 5.5 sedangkan untuk laptop dep sudah terpasang mysql versi 5.7. Nah, keanehan yang membuat saya sebal adalah munculnya error seperti ini : ERROR 1118 (42000) at line 640135: Row size too large (> 8126). Dengan modal browsing dan coba-coba akhirnya masalah ini terselesaikan.

Untuk uji cobanya saya menggunakan perintah MySQL berikut:

Buat databasenya terlebih dahulu:
CREATE DATABASE coba;

Pakai databasenya:
USE DATABASE coba;

Buat tabelnya:
CREATE TABLE `rc_organisasi` (
`id` int(11) NOT NULL,
`kdProviderBPJS` varchar(50) NOT NULL,
`kdpus` varchar(50) DEFAULT NULL,
`nmPuskes` varchar(50) DEFAULT NULL,
`status` varchar(50) DEFAULT NULL,
`alamat` varchar(255) DEFAULT NULL,
`kelurahan` varchar(50) DEFAULT NULL,
`kecamatan` varchar(50) DEFAULT NULL,
`kota` varchar(50) DEFAULT NULL,
`provinsi` varchar(50) DEFAULT NULL,
`kdpos` varchar(50) DEFAULT NULL,
`telp` varchar(50) DEFAULT NULL,
`fax` varchar(50) DEFAULT NULL,
`email` varchar(50) DEFAULT NULL,
`koordinat` varchar(100) DEFAULT NULL,
`ktWilayah` varchar(50) DEFAULT NULL,
`ktPenyelenggara` varchar(50) DEFAULT NULL,
`Jumlah_Pusban` int(11) NOT NULL,
`Kepala_Puskesmas` varchar(255) NOT NULL,
`NIP1` varchar(255) NOT NULL,
`Pengelola_Data` varchar(255) NOT NULL,
`NIP2` varchar(255) NOT NULL,
`Petugas_Surveilans` varchar(255) NOT NULL,
`NIP3` varchar(255) NOT NULL,
`pkm_luas_wil` varchar(50) NOT NULL,
`pkm_jml_penduduk` varchar(50) NOT NULL,
`pkm_jml_kel` varchar(50) NOT NULL,
`pkm_jml_kel_miskin` varchar(50) NOT NULL,
`pkm_jml_desa` varchar(50) NOT NULL,
`pkm_perumnas` varchar(50) NOT NULL,
`pkm_transmigrasi` varchar(50) NOT NULL,
`pkm_perkebunan` varchar(50) NOT NULL,
`pkm_nelayanan` varchar(50) NOT NULL,
`pkm_industri` varchar(50) NOT NULL,
`pkm_pariwisata` varchar(50) NOT NULL,
`pkm_kepulauan` varchar(50) NOT NULL,
`pkm_perbatasan` varchar(50) NOT NULL,
`pkm_jml_desa_aktif_pratama` varchar(50) NOT NULL,
`pkm_jml_desa_aktif_siaga_madya` varchar(50) NOT NULL,
`pkm_jml_desa_aktif_purnama` varchar(50) NOT NULL,
`pkm_jml_desa_aktif_siaga_mandiri` varchar(50) NOT NULL,
`pkm_rencana_lima_tahunan` varchar(50) NOT NULL,
`pkm_ruk` varchar(50) NOT NULL,
`pkm_rpk` varchar(50) NOT NULL,
`pkm_rpk_bulanan` varchar(50) NOT NULL,
`pkm_lokakarya_mini_bulanan` varchar(50) NOT NULL,
`pkm_lokakarya_mini_tribulanan` varchar(50) NOT NULL,
`pkm_pkp` varchar(50) NOT NULL,
`pkm_pkp_ditetapkan_dinas_kes_kota` varchar(50) NOT NULL,
`pkm_umpan_balik_dari_dinkes_kabupaten_yang_diterima_pusk` varchar(50) NOT NULL,
`pkm_pelayanan_promosi_kesehatan` varchar(50) NOT NULL,
`pkm_pelayanan_kesehatan_lingkungan` varchar(50) NOT NULL,
`pkm_pel_kes_ibu_anak_kb` varchar(50) NOT NULL,
`pkm_pelayanan_gizi` varchar(50) NOT NULL,
`pkm_pel_pencegahan_dan_pengendalian_penyakit` varchar(50) NOT NULL,
`pkm_pelayanan_kes_jiwa` varchar(50) NOT NULL,
`pkm_pel_kes_gigi_masy` varchar(50) NOT NULL,
`pkm_pel_kes_tradisional_komplementer` varchar(50) NOT NULL,
`pkm_usaha_kes_sekolah` varchar(50) NOT NULL,
`pkm_pel_kes_olah_raga` varchar(50) NOT NULL,
`pkm_pel_kes_indera` varchar(50) NOT NULL,
`pkm_pel_kes_lansia` varchar(50) NOT NULL,
`pkm_pel_kes_kerja` varchar(50) NOT NULL,
`pkm_pel_kes_haji` varchar(50) NOT NULL,
`pkm_poned` varchar(50) NOT NULL,
`pkm_pandu_ptm` varchar(50) NOT NULL,
`pkm_lainnya` varchar(50) NOT NULL,
`pkm_pel_pemeriksaan_umum` varchar(50) NOT NULL,
`pkm_pel_kes_gigi_dan_mulut` varchar(50) NOT NULL,
`pkm_pel_gawat_darurat` varchar(50) NOT NULL,
`pkm_pel_rawat_inap` varchar(50) NOT NULL,
`pkm_pel_satu_hari` varchar(50) NOT NULL,
`pkm_home_care` varchar(50) NOT NULL,
`pkm_pelayanan_kefarmasi` varchar(50) NOT NULL,
`pkm_pelayanan_keperawatan_kes_masy` varchar(50) NOT NULL,
`pkm_pelayanan_laboratorium` varchar(50) NOT NULL,
`pkm_pusk_blud` varchar(50) NOT NULL,
`pkm_akreditasi_nasional` varchar(50) NOT NULL,
`pkm_iso` varchar(50) NOT NULL,
`pkm_pusk_telah_kerjasama_dgn_bpjs` varchar(50) NOT NULL,
`pkm_besar_kapitasi_untk_pusk` varchar(50) NOT NULL,
`pkm_jum_peserta_jkn_terdaftar` varchar(50) NOT NULL,
`pkm_dana_kapitasi_yg_diterima_slma_1_th` varchar(50) NOT NULL,
`pkm_persen_alokasi_dana_kapitasi_jasa_pel_kes` varchar(50) NOT NULL,
`pkm_keg_biaya_kapitasi_dukungan_biaya_operasional_pel_kes` varchar(50) NOT NULL,
`pkm_klinik_pratama` varchar(50) NOT NULL,
`pkm_dokter_praktik_mandiri` varchar(50) NOT NULL,
`pkm_dokter_gigi_praktik_mandiri` varchar(50) NOT NULL,
`pkm_penerima_bantuan_iuran` varchar(50) NOT NULL,
`pkm_non_penerima_bantuan_iuran` varchar(50) NOT NULL,
`pkm_peserta_jamkesda` varchar(50) NOT NULL,
`pkm_peserta_asuransi_komersil` varchar(50) NOT NULL,
`pkm_tahun_dibangun` varchar(50) NOT NULL,
`pkm_luas_tanah_pusk` varchar(50) NOT NULL,
`pkm_sertifikat_tanah` varchar(50) NOT NULL,
`pkm_kepemilikan_tanah` varchar(50) NOT NULL,
`pkm_luas_lantai_dasar_bangunan` varchar(50) NOT NULL,
`pkm_luas_total_lantai_bangunan` varchar(50) NOT NULL,
`pkm_jum_tempat_tdr_perawatan_umum` varchar(50) NOT NULL,
`pkm_jum_tmp_tidur_perawatan_persalinan` varchar(50) NOT NULL,
`pkm_izin_penyelenggaraan_pusk_tgl` varchar(50) NOT NULL,
`pkm_izin_penyelenggaraan_pusk_no_sk` varchar(50) NOT NULL,
`pkm_izin_penyelenggaraan_pusk_oleh` varchar(50) NOT NULL,
`pkm_izin_penyelenggaraan_pusk_masa_berlaku` varchar(50) NOT NULL,
`pkm_registrasi_pusk_tanggal` varchar(50) NOT NULL,
`pkm_registrasi_pusk_no_sk` varchar(50) NOT NULL,
`pkm_akreditasi_pusk_tgl` varchar(50) NOT NULL,
`pkm_akreditasi_pusk_no_sk` varchar(50) NOT NULL,
`pkm_akreditasi_pusk_oleh` varchar(50) NOT NULL,
`pkm_akreditasi_pusk_masa_berlaku` varchar(50) NOT NULL,
`pkm_jrk_pemukiman_terjauh_ke_pusk` varchar(50) NOT NULL,
`pkm_waktu_tempuh_terlama_bagi_warga_menuju_pusk` varchar(50) NOT NULL,
`pkm_akses_jln_dpn_gedung_pusk` varchar(50) NOT NULL,
`pkm_status_jln_raya_terdekat_menuju_ke_pusk` varchar(50) NOT NULL,
`pkm_th_terakhir_pusk_direhabilitasi` varchar(50) NOT NULL,
`pkm_ktpenyelenggara` varchar(50) NOT NULL,
`pkm_keadaan_bangunan_pusk` varchar(50) NOT NULL,
`pkm_pp_baik` varchar(50) NOT NULL,
`pkm_pp_rusak_ringan` varchar(50) NOT NULL,
`pkm_pp_rusak_sedang` varchar(50) NOT NULL,
`pkm_pp_rusak_berat` varchar(50) NOT NULL,
`pkm_bangunan_rumah_dinas_tenaga_kesh_baik` varchar(50) NOT NULL,
`pkm_bangunan_rumah_dinas_tenaga_keshrusak_ringan` varchar(50) NOT NULL,
`pkm_bangunan_rumah_dinas_tenaga_kesh_rusak_sedang` varchar(50) NOT NULL,
`pkm_bangunan_rumah_dinas_tenaga_kesh_rusak_berat` varchar(50) NOT NULL,
`pkm_rpelayanan_tersedia_1` varchar(50) NOT NULL,
`pkm_rpelayanan_thn_pendirian_1` varchar(50) NOT NULL,
`pkm_rpelayanan_thn_renovasi_1` varchar(50) NOT NULL,
`pkm_rpelayanan_kondisi_1` varchar(50) NOT NULL,
`pkm_rpelayanan_tersedia_2` varchar(50) NOT NULL,
`pkm_rpelayanan_thn_pendirian_2` varchar(50) NOT NULL,
`pkm_rpelayanan_thn_renovasi_2` varchar(50) NOT NULL,
`pkm_rpelayanan_kondisi_2` varchar(50) NOT NULL,
`pkm_rpelayanan_tersedia_3` varchar(50) NOT NULL,
`pkm_rpelayanan_thn_pendirian_3` varchar(50) NOT NULL,
`pkm_rpelayanan_thn_renovasi_3` varchar(50) NOT NULL,
`pkm_rpelayanan_kondisi_3` varchar(50) NOT NULL,
`pkm_rpelayanan_tersedia_4` varchar(50) NOT NULL,
`pkm_rpelayanan_thn_pendirian_4` varchar(50) NOT NULL,
`pkm_rpelayanan_thn_renovasi_4` varchar(50) NOT NULL,
`pkm_rpelayanan_kondisi_4` varchar(50) NOT NULL,
`pkm_rpelayanan_tersedia_5` varchar(50) NOT NULL,
`pkm_rpelayanan_thn_pendirian_5` varchar(50) NOT NULL,
`pkm_rpelayanan_thn_renovasi_5` varchar(50) NOT NULL,
`pkm_rpelayanan_kondisi_5` varchar(50) NOT NULL,
`pkm_rpelayanan_tersedia_6` varchar(50) NOT NULL,
`pkm_rpelayanan_thn_pendirian_6` varchar(50) NOT NULL,
`pkm_rpelayanan_thn_renovasi_6` varchar(50) NOT NULL,
`pkm_rpelayanan_kondisi_6` varchar(50) NOT NULL,
`pkm_rpelayanan_tersedia_7` varchar(50) NOT NULL,
`pkm_rpelayanan_thn_pendirian_7` varchar(50) NOT NULL,
`pkm_rpelayanan_thn_renovasi_7` varchar(50) NOT NULL,
`pkm_rpelayanan_kondisi_7` varchar(50) NOT NULL,
`pkm_rpelayanan_tersedia_8` varchar(50) NOT NULL,
`pkm_rpelayanan_thn_pendirian_8` varchar(50) NOT NULL,
`pkm_rpelayanan_thn_renovasi_8` varchar(50) NOT NULL,
`pkm_rpelayanan_kondisi_8` varchar(50) NOT NULL,
`pkm_rpelayanan_tersedia_9` varchar(50) NOT NULL,
`pkm_rpelayanan_thn_pendirian_9` varchar(50) NOT NULL,
`pkm_rpelayanan_thn_renovasi_9` varchar(50) NOT NULL,
`pkm_rpelayanan_kondisi_9` varchar(50) NOT NULL,
`pkm_rpelayanan_tersedia_10` varchar(50) NOT NULL,
`pkm_rpelayanan_thn_pendirian_10` varchar(50) NOT NULL,
`pkm_rpelayanan_thn_renovasi_10` varchar(50) NOT NULL,
`pkm_rpelayanan_kondisi_10` varchar(50) NOT NULL,
`pkm_rpelayanan_tersedia_11` varchar(50) NOT NULL,
`pkm_rpelayanan_thn_pendirian_11` varchar(50) NOT NULL,
`pkm_rpelayanan_thn_renovasi_11` varchar(50) NOT NULL,
`pkm_rpelayanan_kondisi_11` varchar(50) NOT NULL,
`pkm_rpelayanan_tersedia_12` varchar(50) NOT NULL,
`pkm_rpelayanan_thn_pendirian_12` varchar(50) NOT NULL,
`pkm_rpelayanan_thn_renovasi_12` varchar(50) NOT NULL,
`pkm_rpelayanan_kondisi_12` varchar(50) NOT NULL,
`pkm_rpelayanan_tersedia_13` varchar(50) NOT NULL,
`pkm_rpelayanan_thn_pendirian_13` varchar(50) NOT NULL,
`pkm_rpelayanan_thn_renovasi_13` varchar(50) NOT NULL,
`pkm_rpelayanan_kondisi_13` varchar(50) NOT NULL,
`pkm_rpelayanan_tersedia_14` varchar(50) NOT NULL,
`pkm_rpelayanan_thn_pendirian_14` varchar(50) NOT NULL,
`pkm_rpelayanan_thn_renovasi_14` varchar(50) NOT NULL,
`pkm_rpelayanan_kondisi_14` varchar(50) NOT NULL,
`pkm_rpelayanan_tersedia_15` varchar(50) NOT NULL,
`pkm_rpelayanan_thn_pendirian_15` varchar(50) NOT NULL,
`pkm_rpelayanan_thn_renovasi_15` varchar(50) NOT NULL,
`pkm_rpelayanan_kondisi_15` varchar(50) NOT NULL,
`pkm_rpelayanan_tersedia_16` varchar(50) NOT NULL,
`pkm_rpelayanan_thn_pendirian_16` varchar(50) NOT NULL,
`pkm_rpelayanan_thn_renovasi_16` varchar(50) NOT NULL,
`pkm_rpelayanan_kondisi_16` varchar(50) NOT NULL,
`pkm_rpelayanan_tersedia_17` varchar(50) NOT NULL,
`pkm_rpelayanan_thn_pendirian_17` varchar(50) NOT NULL,
`pkm_rpelayanan_thn_renovasi_17` varchar(50) NOT NULL,
`pkm_rpelayanan_kondisi_17` varchar(50) NOT NULL,
`pkm_rpelayanan_tersedia_18` varchar(50) NOT NULL,
`pkm_rpelayanan_thn_pendirian_18` varchar(50) NOT NULL,
`pkm_rpelayanan_thn_renovasi_18` varchar(50) NOT NULL,
`pkm_rpelayanan_kondisi_18` varchar(50) NOT NULL,
`pkm_rpelayanan_tersedia_19` varchar(50) NOT NULL,
`pkm_rpelayanan_thn_pendirian_19` varchar(50) NOT NULL,
`pkm_rpelayanan_thn_renovasi_19` varchar(50) NOT NULL,
`pkm_rpelayanan_kondisi_19` varchar(50) NOT NULL,
`pkm_rpelayanan_tersedia_20` varchar(50) NOT NULL,
`pkm_rpelayanan_thn_pendirian_20` varchar(50) NOT NULL,
`pkm_rpelayanan_thn_renovasi_20` varchar(50) NOT NULL,
`pkm_rpelayanan_kondisi_20` varchar(50) NOT NULL,
`pkm_rpelayanan_tersedia_21` varchar(50) NOT NULL,
`pkm_rpelayanan_thn_pendirian_21` varchar(50) NOT NULL,
`pkm_rpelayanan_thn_renovasi_21` varchar(50) NOT NULL,
`pkm_rpelayanan_kondisi_21` varchar(50) NOT NULL,
`pkm_rpelayanan_tersedia_22` varchar(50) NOT NULL,
`pkm_rpelayanan_thn_pendirian_22` varchar(50) NOT NULL,
`pkm_rpelayanan_thn_renovasi_22` varchar(50) NOT NULL,
`pkm_rpelayanan_kondisi_22` varchar(50) NOT NULL,
`pkm_rpelayanan_tersedia_23` varchar(50) NOT NULL,
`pkm_rpelayanan_thn_pendirian_23` varchar(50) NOT NULL,
`pkm_rpelayanan_thn_renovasi_23` varchar(50) NOT NULL,
`pkm_rpelayanan_kondisi_23` varchar(50) NOT NULL,
`pkm_rpelayanan_tersedia_24` varchar(50) NOT NULL,
`pkm_rpelayanan_thn_pendirian_24` varchar(50) NOT NULL,
`pkm_rpelayanan_thn_renovasi_24` varchar(50) NOT NULL,
`pkm_rpelayanan_kondisi_24` varchar(50) NOT NULL,
`pkm_rpelayanan_tersedia_25` varchar(50) NOT NULL,
`pkm_rpelayanan_thn_pendirian_25` varchar(50) NOT NULL,
`pkm_rpelayanan_thn_renovasi_25` varchar(50) NOT NULL,
`pkm_rpelayanan_kondisi_25` varchar(50) NOT NULL,
`pkm_rpelayanan_tersedia_26` varchar(50) NOT NULL,
`pkm_rpelayanan_thn_pendirian_26` varchar(50) NOT NULL,
`pkm_rpelayanan_thn_renovasi_26` varchar(50) NOT NULL,
`pkm_rpelayanan_kondisi_26` varchar(50) NOT NULL,
`pkm_rpelayanan_tersedia_27` varchar(50) NOT NULL,
`pkm_rpelayanan_thn_pendirian_27` varchar(50) NOT NULL,
`pkm_rpelayanan_thn_renovasi_27` varchar(50) NOT NULL,
`pkm_rpelayanan_kondisi_27` varchar(50) NOT NULL,
`pkm_rpelayanan_tersedia_28` varchar(50) NOT NULL,
`pkm_rpelayanan_thn_pendirian_28` varchar(50) NOT NULL,
`pkm_rpelayanan_thn_renovasi_28` varchar(50) NOT NULL,
`pkm_rpelayanan_kondisi_28` varchar(50) NOT NULL,
`pkm_rkantor_tersedia_1` varchar(50) NOT NULL,
`pkm_rkantor_thn_pendirian_1` varchar(50) NOT NULL,
`pkm_rkantor_thn_renovasi_1` varchar(50) NOT NULL,
`pkm_rkantor_kondisi_1` varchar(50) NOT NULL,
`pkm_rkantor_tersedia_2` varchar(50) NOT NULL,
`pkm_rkantor_thn_pendirian_2` varchar(50) NOT NULL,
`pkm_rkantor_thn_renovasi_2` varchar(50) NOT NULL,
`pkm_rkantor_kondisi_2` varchar(50) NOT NULL,
`pkm_rkantor_tersedia_3` varchar(50) NOT NULL,
`pkm_rkantor_thn_pendirian_3` varchar(50) NOT NULL,
`pkm_rkantor_thn_renovasi_3` varchar(50) NOT NULL,
`pkm_rkantor_kondisi_3` varchar(50) NOT NULL,
`pkm_rkantor_tersedia_4` varchar(50) NOT NULL,
`pkm_rkantor_thn_pendirian_4` varchar(50) NOT NULL,
`pkm_rkantor_thn_renovasi_4` varchar(50) NOT NULL,
`pkm_rkantor_kondisi_4` varchar(50) NOT NULL,
`pkm_rkantor_tersedia_5` varchar(50) NOT NULL,
`pkm_rkantor_thn_pendirian_5` varchar(50) NOT NULL,
`pkm_rkantor_thn_renovasi_5` varchar(50) NOT NULL,
`pkm_rkantor_kondisi_5` varchar(50) NOT NULL,
`pkm_rpendukung_tersedia_1` varchar(50) NOT NULL,
`pkm_rpendukung_thn_pendirian_1` varchar(50) NOT NULL,
`pkm_rpendukung_thn_renovasi_1` varchar(50) NOT NULL,
`pkm_rpendukung_kondisi_1` varchar(50) NOT NULL,
`pkm_rpendukung_tersedia_2` varchar(50) NOT NULL,
`pkm_rpendukung_thn_pendirian_2` varchar(50) NOT NULL,
`pkm_rpendukung_thn_renovasi_2` varchar(50) NOT NULL,
`pkm_rpendukung_kondisi_2` varchar(50) NOT NULL,
`pkm_rpendukung_tersedia_3` varchar(50) NOT NULL,
`pkm_rpendukung_thn_pendirian_3` varchar(50) NOT NULL,
`pkm_rpendukung_thn_renovasi_3` varchar(50) NOT NULL,
`pkm_rpendukung_kondisi_3` varchar(50) NOT NULL,
`pkm_rpendukung_tersedia_4` varchar(50) NOT NULL,
`pkm_rpendukung_thn_pendirian_4` varchar(50) NOT NULL,
`pkm_rpendukung_thn_renovasi_4` varchar(50) NOT NULL,
`pkm_rpendukung_kondisi_4` varchar(50) NOT NULL,
`pkm_waktu_ketersediaan_listrik` varchar(50) NOT NULL,
`pkm_daya_listrik_terpasang` varchar(50) NOT NULL,
`pkm_jum_genset_yg_berfungsi` varchar(50) NOT NULL,
`pkm_kapasitas_genset_yg_berfungsi` varchar(50) NOT NULL,
`pkm_telepon_kabel` varchar(50) NOT NULL,
`pkm_telepon_seluler` varchar(50) NOT NULL,
`pkm_radio_komunikasi` varchar(50) NOT NULL,
`pkm_alat_komunikasi_lain` varchar(50) NOT NULL,
`pkm_jaringan_internet` varchar(50) NOT NULL,
`pkm_jml_kesling_roda_4_dbl_gardan_baik` varchar(50) NOT NULL,
`pkm_jml_kesling_roda_4_dbl_gardan_rusak_ringan` varchar(50) NOT NULL,
`pkm_jml_kesling_roda_4_dbl_gardan_rusak_berat` varchar(50) NOT NULL,
`pkm_jml_kesling_roda_4_single_gardan_baik` varchar(50) NOT NULL,
`pkm_jml_kesling_roda_4_single_gardan_rusak_ringan` varchar(50) NOT NULL,
`pkm_jml_kesling_roda_4_single_gardan_rusak_berat` varchar(50) NOT NULL,
`pkm_jml_kesling_perairan_baik` varchar(50) NOT NULL,
`pkm_jml_kesling_perairan_rusak_ringan` varchar(50) NOT NULL,
`pkm_jml_kesling_perairan_rusak_berat` varchar(50) NOT NULL,
`pkm_jml_sepeda_motor_baik` varchar(50) NOT NULL,
`pkm_jml_sepeda_motor_rusak_ringan` varchar(50) NOT NULL,
`pkm_jml_sepeda_motor_rusak_berat` varchar(50) NOT NULL,
`pkm_jml_sepeda_baik` varchar(50) NOT NULL,
`pkm_jml_sepeda_rusak_ringan` varchar(50) NOT NULL,
`pkm_jml_sepeda_rusak_berat` varchar(50) NOT NULL,
`pkm_kendaraan_ambulan_baik` varchar(50) NOT NULL,
`pkm_kendaraan_ambulan_rusak_ringan` varchar(50) NOT NULL,
`pkm_kendaraan_ambulan_rusak_berat` varchar(50) NOT NULL,
`pkm_sistem_sanitasi_puskesmas_air_bersih` varchar(50) NOT NULL,
`pkm_sistem_sanitasi_air_bersih_24_jam` varchar(50) NOT NULL,
`pkm_sistem_sanitasi_sumber_air_bersih` varchar(50) NOT NULL,
`pkm_sistem_sanitasi_jamban` varchar(50) NOT NULL,
`pkm_sistem_sanitasi_sarana_pengelolaan_limbah` varchar(50) NOT NULL,
`pkm_sistem_sanitasi_sarana_pengelolaan_limbah_padat` varchar(50) NOT NULL,
`pkm_sistem_sanitasi_sarana_pengelolaan_limbah_cair` varchar(50) NOT NULL,
`pkm_sistem_sanitasi_sarana_pengelolaan_limbah_septiktank` varchar(50) NOT NULL,
`pkm_sistem_sanitasi_mou_limbah_padat_b3_ke_pihak_berijin` varchar(50) NOT NULL,
`pkm_sistem_sanitasi_mou_limbah_cair_ke_pihak_berijin` varchar(50) NOT NULL,
`pkm_sistem_gas_medik_jml_berfungsi` varchar(50) NOT NULL,
`pkm_sistem_gas_medik_jml_oksigen_konsentrator_berfungsi` varchar(50) NOT NULL,
`pkm_sistem_gas_medik_jml_oksigen_konsentrator_tidak_berfungsi` varchar(50) NOT NULL,
`pkm_jml_alat_pemadam_kebakaran_berfungsi` varchar(50) NOT NULL,
`pkm_jml_alat_pemadam_kebakaran_tidak_berfungsi` varchar(50) NOT NULL,
`pkm_sistem_proteksi_petir` varchar(50) NOT NULL,
`pkm_jml_ac_berfungsi` varchar(50) NOT NULL,
`pkm_jml_ac__tidak_berfungsi` varchar(50) NOT NULL,
`jml_puskesmas_pembantu` varchar(50) NOT NULL,
`jml_bidan_desa` varchar(50) NOT NULL,
`kesling` varchar(50) NOT NULL,
`jml_klinik_pratama` varchar(50) NOT NULL,
`jml_klinik_utama` varchar(50) NOT NULL,
`jml_dokter_praktik_mandiri` varchar(50) NOT NULL,
`jml_dokter_gigi_praktik_mandiri` varchar(50) NOT NULL,
`jml_bidan_praktik_swasta` varchar(50) NOT NULL,
`jml_perawat_praktik_mandiri` varchar(50) NOT NULL,
`jml_rumah_sakit_kelas_D_pratama` varchar(50) NOT NULL,
`jml_apotek` varchar(50) NOT NULL,
`jml_optik` varchar(50) NOT NULL,
`jml_laboratorium_klinik` varchar(50) NOT NULL,
`program_kerjasama_rs_darah` varchar(50) NOT NULL,
`jml_rutan_lapas` varchar(50) NOT NULL,
`posyandu_pratama` varchar(50) NOT NULL,
`posyandu_madya` varchar(50) NOT NULL,
`posyandu_purnama` varchar(50) NOT NULL,
`posyandu_mandiri` varchar(50) NOT NULL,
`posyandu_lansia` varchar(50) NOT NULL,
`jml_poskesdes` varchar(50) NOT NULL,
`jml_poskestren` varchar(50) NOT NULL,
`jml_posbindu_ptm_aktif` varchar(50) NOT NULL,
`jml_desa_posbindu_ptm_aktif` varchar(50) NOT NULL,
`jml_pos_tb_desa_aktif` varchar(50) NOT NULL,
`jml_posmaldes_aktif` varchar(50) NOT NULL,
`pos_ukk_pratama` varchar(50) NOT NULL,
`pos_ukk_madya` varchar(50) NOT NULL,
`pos_ukk_purnama` varchar(50) NOT NULL,
`pos_ukk_mandiri` varchar(50) NOT NULL,
`jml_pod` varchar(50) NOT NULL,
`jml_polindes` varchar(50) NOT NULL,
`jml_desa_kegiatan_dana_sehat` varchar(50) NOT NULL,
`jml_peserta_dana_sehat` varchar(50) NOT NULL,
`jml_ukbm_lainnya` varchar(50) NOT NULL,
`jml_kelompok_kerja_operasional_ukbm` varchar(50) NOT NULL,
`jml_pokjanal_posyandu` varchar(50) NOT NULL,
`jml_forum_peduli_kesehatan` varchar(50) NOT NULL,
`jml_forum_desa_siaga_buah_aktif` varchar(50) NOT NULL,
`kader_posyandu` varchar(50) NOT NULL,
`kader_poskesdes` varchar(50) NOT NULL,
`kader_poskestren` varchar(50) NOT NULL,
`petugas_pelaksana_posbindu_ptm` varchar(50) NOT NULL,
`kader_pos_tb_desa` varchar(50) NOT NULL,
`kader_posmaldes` varchar(50) NOT NULL,
`kader_pos_ukk` varchar(50) NOT NULL,
`kader_desa_siaga_aktif` varchar(50) NOT NULL,
`organisasi_kemasyarakatan` varchar(50) NOT NULL,
`dunia_usaha` varchar(50) NOT NULL,
`ingo` varchar(50) NOT NULL,
`mitra_lainnya` varchar(50) NOT NULL,
`jml_kebijakan_publik_berwawasan_kesehatan` varchar(50) NOT NULL,
`puskesmas_wahana_pendidikan_tenaga` varchar(50) NOT NULL,
`pelayanan_kesehatan_begerak` varchar(50) NOT NULL,
`jml_sd` varchar(50) NOT NULL,
`jml_sltp` varchar(50) NOT NULL,
`jml_slta` varchar(50) NOT NULL,
`nik` varchar(50) NOT NULL,
`nip_nrp` varchar(50) NOT NULL,
`no_seri_kartu_pegawai` varchar(50) NOT NULL,
`nama_lengkap` varchar(50) NOT NULL,
`gelar_depan_nama` varchar(50) NOT NULL,
`gelar_belakang_nama` varchar(50) NOT NULL,
`jenis_kelamin` varchar(50) NOT NULL,
`tempat_lahir` varchar(50) NOT NULL,
`tanggal_lahir` varchar(50) NOT NULL,
`agama` varchar(50) NOT NULL,
`status_perkawinan` varchar(50) NOT NULL,
`alamat_email` varchar(50) NOT NULL,
`telp_hp` varchar(50) NOT NULL,
`tanggal_berlaku_str` varchar(50) NOT NULL,
`tanggal_berlaku_stp` varchar(50) NOT NULL,
`tanggal_berlaku_sik` varchar(50) NOT NULL,
`status_kepegawaian` varchar(50) NOT NULL,
`tmt_CPNS` varchar(50) NOT NULL,
`tmt_PNS` varchar(50) NOT NULL,
`tanggal_mulai_melaksanakan_tugas` varchar(50) NOT NULL,
`tanggal_berakhir_melaksanakan_tugas` varchar(50) NOT NULL,
`pendidikan_waktu_pengangkatan_pertama` varchar(50) NOT NULL,
`kode_sdmk` varchar(50) NOT NULL,
`pendidikan_tertinggi_saat_ini` varchar(50) NOT NULL,
`instansi_induk` varchar(50) NOT NULL,
`jenis_kepegawaian` varchar(50) NOT NULL,
`golongan_terakhir` varchar(50) NOT NULL,
`tmt_golongan` varchar(50) NOT NULL,
`masa_kerja_golongan` varchar(50) NOT NULL,
`nama_tempat_bekerja_sekarang` varchar(50) NOT NULL,
`nama_unit_kerja` varchar(50) NOT NULL,
`tanggal_mulai_tugas_unit_kerja` varchar(50) NOT NULL,
`desa_kelurahan` varchar(50) NOT NULL,
`kabupaten_kota` varchar(50) NOT NULL,
`chk_lokasi_gdg` varchar(50) NOT NULL,
`chk_kendaraan_jalan` varchar(50) NOT NULL
) ENGINE=InnoDB DEFAULT CHARSET=latin1;

Lihat, tabel yang saya buat mempunyai kolom yang sangat banyak. Ketika saya melakukan impor dengan versi yang sama (5.5 ke 5.5) tidak jadi masalah, tapi ketika saya impor ke versi yang lebih baru (5.5 ke 5.7). Error tersebut kemudian muncul dan membuat proses impor gagal. Dan errornya pada pembuatan tabel tersebut.

Oke, akhirnya saya browsing-browsing dan ketemu penyelesaiannya. Ternyata permasalahan ada pada fitur keamanan dari MySQL versi 5.7 dimana variabel innodb_strict_mode masih ON. Cara melihatnya masih aktif atau tidak bisa menggunakan perintah MySQL berikut:

show variables like '%strict%';

innodb_strict_mode : ON
innodb_strict_mode : ON

Untuk menonaktifkannya, gunakan perintah MySQL berikut:

set innodb_strict_mode = 'OFF';

perintah MySQL untuk menon-aktifkan innodb_strict_mode
perintah MySQL untuk menon-aktifkan innodb_strict_mode
 innodb_strict_mode : OFF
 innodb_strict_mode : OFF


Lalu silakan coba ulangi membuat tabel tersebut. Taraaa, akhirnya sukses kan. Alhamdulillah.

Jika ada yang masih mengalami error silakan edit file my.cfg (linux) atau file my.ini (windows), tambahkan script berikut:

[mysqld]
max_allowed_packet = 1G
innodb_log_file_size = 2G
innodb_log_buffer_size = 512M
innodb_file_per_table
innodb_file_format = Barracuda

setting di my.cfg / my.ini
setting di my.cfg / my.ini

Semoga membantu.
Salam.