Mengontrak Rumah di Semarang

boyongan pindah rumah @aviantorichad


Ini pengalaman saya mengontrak rumah di Semarang. Setelah menikah saya masih tinggal bersama orang tua, terkadang jika istri kangen rumah maka saya dan istri boyongan mudik ke rumah mertua. Seringnya sih malah tiap minggu mudik karena mungkin memang ini yang dirasa paling nyaman. Bahkan acara mudik mingguan berlanjut ketika kami sudah mempunyai jagoan kecil, Abhirama.

Sampai akhirnya kami mendapat tawaran untuk mengontrak rumah di Semarang. Dan 2 minggu yang lalu sejak postingan ini, tepatnya hari Jum'at tanggal 1 Desember 2017 kami menempatinya.

Sebenarnya saya dan istri sudah berencana mengontrak rumah dekat dengan warnet yang saya kelola. Cuman, karena rumah yang akan kami kontrak tersebut belum jadi (ceritanya rumah yang baru dibangun), akhirnya ketika kami mendapat tawaran mengontrak rumah di Semarang, pertahanan kami untuk mengontrak rumah dekat warnet akhirnya goyah juga. Mengapa harus di Semarang? Karena selain mengelola warnet saya juga bekerja dan tempat kerja saya ada di Semarang.

Singkat cerita akhirnya kami mendapatkan kontrakan.

keluarga besar yang mengantar pindahan
keluarga besar yang mengantar pindahan

Kesan pertama yang saya rasakan. Luas, dan nyaman. Luas artinya jagoan kecilku bisa berangkangan sepuasnya. Nyaman, berarti bisa membuat saya tenang untuk mengistirahatkan badan ketika pulang kerja. Dan yang terpenting istri juga merasakan kesan yang sama.

Sebagai warga baru yang harus saya lakukan tentu lapor ke RT setempat. Ini hal baru bagi saya, karena baru kali saya mengontrak rumah. Tentu beda dengan dulu waktu kost, cukup lapor ke Ibu kost maka saya sudah tenang.

Sebuah kiriman dibagikan oleh Richad Avianto (@aviantorichad) pada


Sebagai pengingat, waktu saya lapor ke RT setempat berkas yang saya bawa:
1. FC KK
2. FC KTP saya dan istri
3. FC Surat Nikah

Dan tentu yang perlu ditanyakan kepada RT setempat perihal iuran bulanan, dan pembuangan sampah. Karena sebagai warga baru tentu harus menyesuaikan dengan lingkungan sekitar, dengan tidak bertanya itu akan menyesatkan dikemudian hari.


Jum'at, 15 Desember 2017
Dinar Elok
Semarang

0 Response to "Mengontrak Rumah di Semarang"

Post a Comment

Tidak ada gading yang tak retak.Tak ada kesalahan yang tak terma'afkan. Hanya yang maha segalanya yang sempurna.

Mari kita pererat tali silaturahmi dengan meninggalkan komentar yang bermutu dan membangun :)